Cara Trading Forex Dengan Teknik Divergence




Teknik divergence dalam forex. Kita akan belajar bagaimana cara trading menggunakan strategi divergence. Ini adalah teknik paling aman dan jarang gagal. Pelajari semuanya di artikel ini sampai anda benar – benar memahami materi divergence yang akan kami sampaikan.

Rekomendasi broker terbaik untuk trading & investasi di multi markets :
BROKER FOREX | BROKER CRYPTO | BROKER SAHAM

(klik untuk mendaftar)

teknik divergence, diverence forex, divergence adalah, hidden divergence, divergence trading, regular divergence, divergence artinya, divergence teknik, divergence pattern, divergence forex strategy, teknik divergence forex, divergence trading pdf, cara entry divergence, teknik divergence pdf, hiden divergence pdf, teknik divergence trading, forex rsi divergence, cara trading divergence, hidden divergence forex, forex macd divergence, guru forex indonesia, teknik master divergence, forex stochastic divergence, divergence trading forex, teknik divergence rsi, divergence trading adalah, teknik bullish divergence, forex trading divergence, forex hidden divergence, trading divergence macd, teknik divergence dalam forex, teknik master divergence uwais

Indikator yang digunakan

Tidak ada keharusan memakai indiktor tertentu karena divergence adalah sebuah system dalam trading forex, bukan sesuatu yang terikan dengan indikator ini atau itu. Namun ada yang namanya kategori indikator. Adapun kategori indikator yang dapat digunakan untuk analisa divergence adalah indikator – indikator yang fungsinya untuk mencari level overvought dan oversold. Misal seperti stochastic, RSI, CCI, demarker, awesome oscillators, dan sebagainya.

Definisi divergence

Disini saya akan menyampaikan pengertian divergence dengan menggunakan bahasa yang sesederhana mungkin agar mudah dimengerti. Mungkin kita awali dulu dengan mengetahui hubungan antara indikator overbought oversold dengan swing yang ada pada chart utama. Biar lebih jelas, lihat gambar ini dulu ya :

Saya sudah tandai swing – swing pada chart utama menggunakan vertical line lengkap dengan angka biar mudah mengurutkan.
Diawali dengan line 1, dichart buat low dan sama dengan di stochastic juga buat low.
Line 2 juga masih sejalan yaitu sama – sama membuat high.
Dilanjutkan dengan line 3 dan 4 juga masih sejalan.
Namun di line 5 terjadi ketimpangan, yaitu chart membuat higher low namun stochastic membuat lower low, ini adalah jenis bullish hidden divergence makanya setelah itu harga naik.
Begitu juga di line 6, terjadi ketimpangan lagi, chart membentuk higher high namun stochastic membuat lower high, ini juga divergence dan harga drop setelah case pada line 6.



Dari contoh kasus diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa divergence adalah ketimpangan / ketidak seimbangan swing pada chart utama dan indikator overbough / oversold.

Jenis – jenis divergence

1. Regular Divergence

Regular divergence sering ditemui di penghujung sebuah trend karena ia merupakan pertanda trend akan berakhir dan lalu reversal menjadi trend baru.

Contoh bullish regular divergence :

Contoh bearish reguler divergence :


Baca juga : Teknik trading CSR100




2. Hidden divergence

Hidden divergence biasanya muncul ditengah trend dan merupakan signal dari trend continuation (trend masih akan berlanjut).

Contoh bullish hidden divergence :

Contoh bearish hidden divergence :

Aturan / cara entry divergence

Jika dibuath step by stepnya, begini cara entry trading menggunakan divergence.

Pertama, menaruh perhatian pada setiap swing di chart utama dan indikator overbought/oversold.



Cara agar mudah menemukan divergence :
Untuk reguler divergence, ketika trend sedang bearish hanya fokuskan perhatian pada swing – swing low dan ketika sedang bullish perhatikan swing – swing high saja.
Sedangkan untuk hidden divergence, ketika trend sedang berish hanya fokuskan perhatian pada swing – high dan ketika bullish perhatikan swing – swing low-nya saja.

Dengan menerapkan cara diatas, ketika anda menemukan perbedaan swing antara di chart utama dan indikator maka sudah pasti itu merupakan divergence dan anda sudah boleh entry.

Stoploss adalah pada swing sebelumnya, jadi lihat ke kiri ya. Misal entry buy, maka SL dibawah swing low sebelumnya, dan jika entry sell maka SL diatas swing high sebelumnya.

Take profit biasanya minimal 2 kali range SL (1:2) itulah mengapa divergence ini sangat baik untuk diterapkan dalam trading karena risk reward akan sangat sehat.

Selamat mencoba, semoga senantiasa sukses dalam trading. Jika ada pertanyaan atau butuh bimbingan secara personal silahkan hubungi kami pada kontak tertera.



PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com